Minggu ini anggota saya melaksanakan tes kesegaran jasmani. Hari Senin-Selasa tanggal 23-24 April untuk anggota militer, Rabu-Kamis tangg 25-26 April untuk anggota PNS, Jum'at tanggal 27 April adalah waktu cadangan. Pelaksanaan betermpat di Maditpalad, bergabung dengan beberapa kesatuan lain.
Penilaian untuk anggota militer meliputi kegiatan Samapta A (Lari 12 menit) dan Samapta B (Pull Up, Sit Up, Push Up dan Shuttle Run). Sedangakan untuk anggota PNS hanya kegiatan lari 12 menit.
Menjaga kesemaptaan jasmani sangat penting. Jasmani yang samapta dan bugar merupakan modal utama dalam melaksanakan tugas. Karena itu melatih dan mempertahankan kesemaptaan jasmani diberi waktu tersendiri pada jam dinas. Bahkan bagi personel yang terlanjur buruk kesemaptaannya, diberikan kesempatan khusus untuk berlatih agar kesemaptaannya meningkat.
Terkait dengan kemampuan kesemaptaan adalah postur tubuh. Dalam hal ini adalah rasio antara tinggi badan dengan berat badan. Seseorang yang memiliki indeks berat badan ideal, mempunyai kecenderungan kesemaptaan yang baik. Seseorang dengan berat badan terlalu berat (over weight, obesitas) cenderung mendapatkan nilai kesemaptaan rendah. Sebaliknya jika berat badan terlalu ringan (terlalu kurus) memiliki kemampuan fisik kurang baik.
Setidaknya diharapkan jika pun tidak mendapatkan nilai ideal, masih bisa mendapatkan nilai "normal", atau passing grade, atau dapat mencapai batas minimal kelulusan.
Selamat berjuang anggotaku. Andaikan saat ini kamu tidak belum lulus tes kesemaptaan, masih ada waktu untuk berlatih dan dapat lulus pada enam bulan mendatang.
Penilaian untuk anggota militer meliputi kegiatan Samapta A (Lari 12 menit) dan Samapta B (Pull Up, Sit Up, Push Up dan Shuttle Run). Sedangakan untuk anggota PNS hanya kegiatan lari 12 menit.
Menjaga kesemaptaan jasmani sangat penting. Jasmani yang samapta dan bugar merupakan modal utama dalam melaksanakan tugas. Karena itu melatih dan mempertahankan kesemaptaan jasmani diberi waktu tersendiri pada jam dinas. Bahkan bagi personel yang terlanjur buruk kesemaptaannya, diberikan kesempatan khusus untuk berlatih agar kesemaptaannya meningkat.
Terkait dengan kemampuan kesemaptaan adalah postur tubuh. Dalam hal ini adalah rasio antara tinggi badan dengan berat badan. Seseorang yang memiliki indeks berat badan ideal, mempunyai kecenderungan kesemaptaan yang baik. Seseorang dengan berat badan terlalu berat (over weight, obesitas) cenderung mendapatkan nilai kesemaptaan rendah. Sebaliknya jika berat badan terlalu ringan (terlalu kurus) memiliki kemampuan fisik kurang baik.
Setidaknya diharapkan jika pun tidak mendapatkan nilai ideal, masih bisa mendapatkan nilai "normal", atau passing grade, atau dapat mencapai batas minimal kelulusan.
Selamat berjuang anggotaku. Andaikan saat ini kamu tidak belum lulus tes kesemaptaan, masih ada waktu untuk berlatih dan dapat lulus pada enam bulan mendatang.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar